Tampilkan postingan dengan label BK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BK. Tampilkan semua postingan

Mengenali Potensi Diri


1. Mengenali Potensi Diri
Dasarnya manusia memiliki kekuatan dan potensi. Tapi saat ini banyak yang belum menyadari potensi di dirinya. Pada hal potensi orang menunjang kesuksesan hidupnya jika diasah. Berikut tips mengenali potensi diri:

a. Kenali diri
Coba buat daftar pertanyaan, seperti: apa yang membuat Anda bahagia; apa yang Anda inginkan dalam hidup ini; apa kelebihan dan kekuatan Anda; dan apa kelemahan Anda. Kemudian jawablah pertanyaan ini jujur dan obyektif. Mintalah bantuan keluarga / sahabat menilai kelemahan dan kekuatan anda.

b. Tentukan tujuan hidup
Tentukan tujuan hidup Anda baik itu tujuan jangka waktu pendek mau pun jangka panjang realistis. Realistis maksudnya yang sesuai kemampuan dan kompetensi Anda. Menentukan tujuan yang jauh diikuti semangat mencapainya.

c. Kenali motivasi hidup
Manusia memiliki motivasi tersendiri mencapai tujuan hidupnya. Coba kenali motivasi hidup Anda, yang melecut semangat Anda menghasilkan karya terbaik. Anda memiliki kekuatan dan dukungan moril diri.

d. Hilangkan negative thinking
Buanglah fikiran negative yang menghambat langkah Anda mencapai tujuan. Setiap x anda menghadapi hambatan, jangan menyalahkan orang. Coba evaluasi langkah Anda mungkin ada yang perlu diperbaiki. Melangkahlah jika Anda menemukan jalan yang mantap.

e. Jangan mengadili diri
Terjadi yang tidak diinginkan mencapai tujuan Anda, jangan menyesali dan mengadili diri berlarut. Hal ini membuang waktu dan energy. Bangkit dan Tataplah masa depan. Jadikan kegagalan pengalaman dan bahan pelajaran
Masa remaja masa yang penuh gejolak di mana remaja putri merasa tertantang mencari jati dirinya sesuai karakter dan panggilan jiwa. Terlebih lagi, saat ini remaja hidup di zaman yang bergerak cepat, kemajuan teknologi informasi mengakibatkan derasnya informasi budaya yang menawarkan pilihan dan nilai baru mereka. Perkembangan arus informasi inilah yang memengaruhi proses pencarian jati diri dan potensi yang dimiliki. Saat yang bersamaan, remaja dihadapkan norma dan nilai yang berlaku di lingkungan yang memberikan keterbatasan ruang berexpresi. Situasi ini yang memungkinkan terjadinya erosi identitas diri disebabkan remaja puteri tidak memiliki kebebasan mengexpresikan diri yang dia kehendaki, dan merasa tampil sebagai “orang lain.” Potensi diri merupakan modal yang kita ketahui. Kita gali dan kita maximalkan. Perubahan terjadi jika kita mengetahui potensi kita. Perubahan terjadi jika kita mengetahui potensi kita. Mengarahkannya kepada tindakan yang tepat dan teruji. Itu terjadi, kita memiliki kepercayaan diri yang kuat melakukan dengan mantap. Ketahuilah manusia memiliki sisi sikap potensial yang menonjol. Sisi positif dan sisi negative. Ke2 sisi ini memberikan kontribusi terhadap perkembangan diri kita. Baik buruknya diri kita merupakan reflexi dorongan positif / negatifnya sikap kita. Sikap menentukan segalanya. Potensi diri digali tahap mengenali diri. Bagaimana kita menggali potensi diri kita, tanpa kita mengetahui diri kita


2. Menggali Potensi Diri
Faktor apa yang membuat potensi diri Anda tergali?

1. Percaya diri. Kurangnya percaya diri menghilangkan kesempatan Anda menggali potensi diri Anda, tidak menghilangkan potensi

2. Hobi dan Minat. Anda mengerjakan yang Anda sukai bahkan hobi / minat menghasilkan yang memuaskan. Cobalah gali potensi yang sejalan minat Anda, jangan lupakan yang bukan minat Anda

3. Pergaulan. Misal Anda punya pergaulan yang baik dengan orang yang pintar Anda jadi pintar

Komunikasi Efektif


1. Pengertian

Kegiatan komunikasi menjadi kegiatan kita, antar teman / pribadi, kelompok, organisasi / massa. Banyak kegagalan komunikasi yang kita lakukan. Bentuknya karena tujuan yang kita inginkan belum tercapai, misalnya tercapainya kesefahaman, bertambahnya informasi, perubahan sikap teman / orang

2. Komunikasi

Kegiatan komunikasi prinsipnya aktivitas pertukaran ide / gagasan. Secara sederhana, kegiatan komunikasi difahami kegiatan penyampaian & penerimaan pesan / ide 1 fihak ke fihak lain, tujuan mencapai kesamaan pandangan ide yang dipertukarkan tsb
Elemen yang terdapat dalam komunikasi:

  • Komunikator: Orang yang menyampaikan pesan
  • Pesan: Ide / Informasi yang disampaikan
  • Media: Sarana komunikasi
  • Komunikan: Audience, fihak yang menerima pesan
  • Umpan Balik: Respon komunikan terhadap pesan yang diterimanya

Kehidupan ada yang menyampaikan pesan / ide; yang menerima / mendengarkan pesan; pesan itu; media & tentu respon berupa tanggapan terhadap pesan. Secara ideal, tujuan komunikasi menghasilkan kesepakatan bersama terhadap ide / pesan yang disampaikan

3. Fungsi Komunikasi

  • Membangun Konsep Diri Establishing Self Concept
  • Existensi Diri Self Existence
  • Kelangsungan Hidup Live Continuity
  • Memperoleh Kebahagiaan Obtaining Happiness
  • Terhindar Tekanan & Ketegangan Free from Pressure & Stress

4. Hal yang diperhatikan dalam berkomunikasi 

Makhluk social komunikasi merupakan hal yang dekat kita. Apa komunikasi itu? Komunikasi kita artikan berbagi fikiran, informasi & intelijen. Bentuk aktivitas yang dilakukan dengan tujuan menyampaikan pesannya pada orang merupakan tujuan komunikasi. Pesan yang kita maksudkan tsb tidak sesuai penangkapan lawan bicara kita, terjadilah mis komunikasi. Komunikasi yang efektif membutuhkan kejernihan pesan, kelengkapan pesan, expresi wajah, kontak mata, postur tubuh, & penampilan fisik external. Di era modern ini Nampak “tolol” melihat seseorang berusaha menciptakan kesadaran komunikasi. Di antara kita member perhatian hal ini kenyataannya komunikasi ini berlangsung, tak peduli Anda, Anda tidak bias berkomunikasi tak seorang pun mendengarkan Anda. Komunikasi merupakan asset tambahan kepribadian Anda. Bagaimana membangun komunikasi efektif tsb, berikut beberapa hal yang jadi pertimbangan dikembangkan:
  • Kontak Mata
Hal I yang dilakukan pembicara yang baik menatap lawan bicara & mengambil jeda memulai pembicaraan. Ini merupakan cara yang membantu menciptakan kesan baik lawan bicara. Usahakan mempertahankan kontak mata sepanjang poembicaraan, lawan bicara Anda tak merasa diabaikan.

  • Expresi Wajah
Wajah merupakan cermin kepribadian individual. Expresi wajah mengungkapkan fikiran yang melintas pada diri. Sebagai contoh: senyum mengungkapkan keramahtamahan & kasih saying; Mengangkat alis mata menunjukkan expresi heran; Mengernyitkan dahi menyampaikan ketakutan & kegelisahan. Emosi & Berbagai macam tingkah manusia diexpresikan emosi yang berbeda yang tergambar di wajah. Saat melakukan komunikasi tunjukkan expresi Anda tertarik bahan pembicaraan

  • Postur Tubuh
Gerak gerik tubuh saat berbicara dikoordinasikan kekuatan meyakinkan Anda. Mereka tambahan cara efektif yang ditangkap visual dp verbal
Sebagai contoh: menundukkan kepada menunjukkan penyelesaian pernyataan; mengangkat kepala menunjukkan akhir pertanyaan; Terlalu menggerakkan bagian tubuh mengungkapkan bergegas / kebingungan. Untuk itu perhatikan gerak gerik Anda saat melakukan komunikasi dengan lawan bicara

  • Selera Berbusana
Busana memiliki tugas menimbulkan kesan. Orang yang berbusana sesuai struktur tubuh mereka menarik. Penampilan fisik & busana yang dikenakan membuat dampak proses komunikasi. Kita berbusana & di antara kita tak terlalu memperhatikan, hal ini memiliki peran efektif. Kita memperhatikan cara berbusana, hal itu memperbaiki kemampuan komunikasi kita

5. Tips membangun komunikasi yang efektif

Komunikasi efektif Anda perhitungkan membangun karir Anda. Komunikasi yang baik tentunya mendukung aktivitas kerja yang kita lakukan. Apa lagi pekerjaan kita melibatkan berbagai bentuk presentasi, rapat, lobi, penyuluhan. Bidang pekerjaan komunikasi presenter & sejenisnya ditentukan cara kita berkomunikasi menyampaikan. Faktor yang membuat yang kita sampaikan menjadi berkualitas. Kesiapan mental, penguasaan bahan, kelengkapan sarana pendukung serta hal lainnya. Ada kalanya Anda merasa “nervous” mengungkapkan sesuatu Anda kehilangan PD pembicaraan berputar. Berikut tips dasar berkomunikasi:

a. Gunakan kalimat seefektif mungkin
Uraikan isi pembicaraan dengan kalimat efektif & mengena sasaran. Hindari mengungkapkan informasi yang kurang relevan, seperti, “Tadi sebelum menuju tempat ini saya bertemu family saya di tempat…” Biasanya lawan bicara Anda tidak peduli informasi yang tidak berhubungan topic pembicaraan. Hindari penggunaan idiom bahasa yang kurang / tidak dimengerti calon pendengar Anda

b. Jangan mengungkapkan pengulangan ide / pokok bahasan
Anda mengungkapkan ide, pada bos / dalam rapat, ketahui apakah ide tsb sudah diungkapkan yang lain. Jika sudah, lebih baik Anda tidak usah mengungkapkannya. Orang tidak tertarik mendengarkan pengulangan ide. Presentasi analisa, usahakan tidak terjadi pengulangan kalimat yang merupakan teori / kesimpulan. Aturlah urutan penyampaian focus saat menyampaikannya

c. Jangan berbicara terlalu lambat
Tutur kata yang terlalu pelan & lamban membuat lawan bicara Anda bosan & tidak sabar. Gaya bicara Anda yang terlalu pelan mengesankan Anda ragu & tidak PD. Karena itu bicaralah dengan nada yang optimis & PD
Yang kita ingat, bukan berarti Anda berbicara cepat tanpa ritme
Anda menentukan ritme bicara, di mana berbicara & di mana berhenti. Ritme yang tepat berkomunikasi tentunya didapat Anda melakukan latihan / pengalaman orasi yang cukup

d. Hindari gumaman yang terlalu sering
Gumamam yang terlalu sering mengganggu pembicaraan Anda. Lawan bicara Anda merasa lelah menunggu pembicaraan Anda selesai. Minimalkan / Hilangkan gumamam “ehmmm…, eee…, ooo…” Hal ini mengurangi respek calon pendengar Anda, Anda dinilai tidak menguasai materi pembicaraan
e. Hindari humor yang tidak perlu

Melontarkan humor sah menyegarkan suasana. Namun, Anda membaca suasana Anda mengungkapkan humor. Apakah lawan bicara Anda terpancing tertawa / tertawa terpaksa. / Menunjukkan wajah yang terganggu humor Anda. Lawan bicara Anda tidak tertarik humor Anda, teruskan pembicaraan. Jangan memaksa lawan bicara menertawakan humor Anda yang gagal
Mempelajari & Melakukan tips di atas, Anda berkomunikasi efektif melatih diri Anda menjadi pribadi yang efektif. Ingat keefektifan diperlukan menyelesaikan pekerjaan

6. Tips Komunikasi yang Efektif

Komunikasi pemecah masalah ketika kita mengalami konflik, konflik internal mau pun external, komunikasi membawa kita pada perubahan yang baik, komunikator yang baik membentuk opini public, menggerakkan massa, mengendalikan situasi & mengexekusi gagasan menjadi realita. Komunikator yang baik disegani lawan mau pun kawan, komunikator yang baik diperhitungkan berbagai tatanan, wartawan tulisannya sama berbahayanya ketukan palu hakim, demonstrasi buruh, ultimatum penjahat.

Komunikasi yang baik melahirkan beberapa penulis yang luar biasa, komunikasi yang baik melahirkan pembicara besar, masalah kehidupan manusia berakar masalah komunikasi, ketidaksanggupan menerima kekurangan orang, ketidaksanggupan menerima hal buruk orang, ketidaksanggupan menerima kekurangan diri. Mengubah hidup kita memperbaiki komunikasi kita
Bagaimana cara komunikasi yang baik? Berikut tips cara berkomunikasi yang baik:

a. Kenali konsep diri Anda
b. Kenali kelebihan & kekurangan Anda
c. Tetapkan tujuan komunikasi
d. Gali manfaat komunikasi yang terjadi
e. Buat draft pembicaraan
f. Kuasai topic pembicaraan
g. Hargai perbedaan pendapat
h. Menahan diri menguasai pembicaraan
i. Pertahankan kontak mata
j. Empati terhadap SIKON klien
k. Atur & Managemen nafas
l. Kontrol postur tubuh
m. Gunakan bahasa non verbal
n. Gunakan bahasa yang dimengerti
o. Cerahkan perbincangan dengan humor

Beberapa tips & trik di atas membantu Anda memperbaiki cara berkomunikasi, bagus komunikasi Anda kehidupan Anda berubah menjadi baik, baik kualitas Anda kebahagiaan menjadi milik Anda

Remaja Tanpa Masalah


Masa yang indah masa remaja
Masa yang menyedihkan masa remaja
Masa yang ingin dikenang masa remaja
Masa yang ingin dilupakan masa remaja

Menurut Hurlock 1981 remaja adalah mereka yang berada usia 12 – 18 tahun
Monks 2000 memberi batasan usia remaja 12 – 21 tahun.
Menurut Stanley Hall Santrock 2003 usia remaja berada rentang 12 – 23 tahun.
Berdasarkan batasan yang diberikan ahli, dilihat mulainya masa remaja sama, berakhirnya masa remaja bervariasi. Yang dikenal istilah remaja yang diperpanjang, & remaja yang diperpendek

Menurut Erickson masa remaja masa terjadinya krisis identitas / pencarian identitas diri. Gagasan Erickson ini dikuatkan James Marcia yang menemukan status identitas diri remaja identity, diffusion / confussion, moratorium, foreclosure, & identity achieved Santrock 2003, Papalia 2001, Monks 2000, Muss 1988. Karakteristik remaja yang menimbulkan berbagai permasalah diri remaja, yaitu:
1. Kecanggungan pergaulan & kekakuan gerakan
2. Ketidakstabilan emosi
3. Perasaan kosong akibat perombakan pandangan & petunjuk hidup
4. Sikap menentang & menantang OT
5. Pertentangan di dirinya menjadi pangkal penyebab pertentangan dengan OT
6. Kegelisahan hal yang diinginkan remaja tidak sanggup memenuhi
7. Senang berexperimentasi
8. Senang berexplorasi
9. Mempunyai fantasi, khayalan, & bualan
10. Kecenderungan membentuk kelompok & kecenderungan kegiatan berkelompok
Berdasarkan tinjauan teori perkembangan, usia remaja masa saat terjadinya perubahan yang cepat, termasuk perubahan fundamental aspek kognitif, emosi, social, & pencapaian Fagan 2006
Remaja mengatasi transisi ini, beberapa remaja mengalami penurunan kondisi psikis, fisiologis, & social.
Beberapa permasalahan remaja yang muncul berhubungan karakteristik yang ada pada diri remaja. Berikut ini dirangkum beberapa permasalahan yang dialami remaja

Tugas perkembangan & pertumbuhan manusia
a. Perkembangan Fisiologis
b. Perkembangan sex
c. Perkembangan Emosi
d. Perkembangan Intelektual
e. Perkembangan Sosial
f. Perkembangan Agama & Akhlak
g. Perkembangan Psikologis
1. Perkembangan Fisiologis

Pertumbuhan fisik berjalan sampai 15 tahun perempuan & 17 tahun laki. Perkembangan fisiologis manusia ditentukan pola makan & lingkungan
Pertumbuhan fisiologi fungsi anggota tubuh
a. Keseimbangan kelenjar tubuh
b. Pertumbuhan anggota tubuh tertentu tanda kematangan sex
c. Kesempurnaan tugas anggota tubuh dengan kejiwaan
d. Waktu haid teratur

Hal yang diperhatikan agar fisik remaja tumbuh optimal:
a. Kegiatan OR & Jalan kaki
b. Membiasakan gerak yang tepat
c. Menghilangkan kebiasaan begadang, merokok
d. Memperhatikan pola makan sehat yang mengandung 4 unsur gizi
e. Menanamkan kebiasaan pertumbuhan fisik: 
  • Pola makan
  • Pola berolahraga
  • Pola beristirahat & tidur
  • Pola kerja
  • Pola belajar

2. Perkembangan Sex
Langkap produksi hormone:
Langkah I:
Awalnya kelenjar thripoid tersembunyi beberapa waktu sebelum manusia mencapai akil baligh. Tugas kelenjar ini menghambat tugas organ reproduksi yang ada semenjak manusia lahir
Langkah II:
Dimulai dari otak yang dipengaruhi hypothalamus yang mengeluarkan zat yang mempengaruhi kelenjar yang berada di otak. Dari sini ke luar gonodotropin yang mengaktifkan organ reproduksi wanita ovarium & organ reproduksi laki testis
Langkah III: 
Aktifnya ke2 kelenjar ini dihasilkan hormone testosterone testis laki serta hormone estrogen & progesterone ovarium wanita

Hasrat sex / gejolak sex
a. Mengkhayal / Berfikir
b. Rangsangan langsung, dengan melihat, mendengar, menyentuh
c. Rangsangan bagian tubuh tertentu

Tanda kematangan sex usia dewasa muda:
a. Berkurang / Menahan diri onani
b. Ketergantungan emosional lawan jenis
c. Sibuk OR & Hiburan
d. Munculnya hobi
e. Pengarahan akhlak & agama
f. Takut memenuhi kebutuhan biologisnya dengan jalan tidak normal
g. Mimpi basah

Akibat Free Sex:
a. Hilangnya harga diri remaja laki & keperawanan wanita
b. Perasaan dosa yang mendalam, terkadang berakibat menjadi lemah & jauh dengan Tuhan
c. Perasaan takut hamil
d. Hubungan diteruskan menjadi hubungan yang gagal
e. Penghinaan masyarakat

Hal yang dilakukan remaja menjaga dirinya:
a. Agama yang baik
b. Bergaul dengan orang baik
c. Komitmen aturan agama bergaul lawan jenis & berpakaian
d. Menghindari pergaulan bebas
e. Jangan berduaan
f. Pengawasan yang cerdas OT
g. Menjaga pandangan dengan cara tidak melihat gambar / film porno
h. Puasa
i. Menjauhkan hal yang membangkitkan sahwat
j. Menggunakan waktu senggang kegiatan yang bermanfaat
k. Menghindari aktivitas sendirian
l. Menjauhi orang yang rusak
3. Perkembangan Emosi

Tanda kematangan emosi:
Remaja mencapai kematangan emosi ditandai hal berikut:
a. Realistis, berbuat sesuai kondisi, mengetahui & manfsirkan permasalahan tidak 1 sisi
b. Mengetahui yang didahulukan, mana yang penting & tidak penting
c. Mengetahui tujuan jangka panjang, diwujudkan kemampuan mengendalikan kebutuhan demi kepentingan yang lebih penting masa yad
d. Menerima tanggung jawab serta menjaganya. Menunaikan tugas teratur, bertindak optimis melaksanakannya & hidup di aturan tertentu
e. Menerima kegagalan, mensikapi kegagalan & dewasa menghadapi kemungkinan yang tidak menentu guna mencapai kesuksesan mencurahkan potensi guna mencapai tujuan
f. Hubungan emosional tidak hanya memperhatikan dirinya, memberikan perhatian pada orang, pencarian yang serius jati diri komunitas sebayanya
g. Bertahap memberikan reaksi mengendalikan emosi mengendalikan diri kondisi kejiwaan memuncak
h. Kepekaan social & perhatian terhadap nilai diwujudkan kemampuan mengendalikan perangai disesuaikan nilai & kondisi social yang diterima itu yang bersifat akhlaq, agama, adat

Hal yang menghambat proses kematangan emosional:
a. Terjadinya irisan jenjang
  • Masa remaja yang panjang yang mengambil masa kecil & melampaui masa dewasa
  • Remaja yang bimbang masa anak & remaja
  • Remaja yang Nampak ciri kekanakan & berusaha bersikap OT:
    • Kebingungan   OT dia memperlakukannya, apakah diperlakukan anak / dewasa
    • Kebingungan memahami jati dirinya, apakah dia anak / dewasa
b. Himpitan yang terlalu dini
c. Kurang mendapat kasih saying, akibatnya timbul perasaan takut gagal
d. Kurang pengalaman
e. Pergolakan jiwa contoh: nilai / norma masyarakat x kenyataan
f. Alasan membela diri

4. Perkembangan Intelektual
Jenjang ini perkembangan akal intelektual mencapai tingkatan konsolidasi & kemapanan mengambil bentuk sbb:
a. Berfikir alternative
Awal usia remaja belum berfikir alternative, remaja tidak berfikir ketika mendapatkan solusi, dia menyimpan solusi yang I mendapatkan solusi selanjutnya

b. Berfikir teratur berbagai kemungkinan
Remaja akhir membandingkan berbagai tawaran solusi & memilih yang tepat

c. Produktivitas
Rasa ingin tahunya besar

d. Pengambilan keputusan pertimbangan mengambil keputusan
  • Memilih imbalan yang diberikan
  • Menjatuhkan pilihan berbagai macam imbalan
  • PD melakukan suatu hal
  • Kemandirian berfikir
5. Perkembangan Kematangan Sosial
Bentuk awal pertumbuhan social
a. Sikap yang terkendali: Kecenderungan lawan jenis lain, kemantapan & PD, ketundukan kelompok sejenis, pandangan yang positif terhadap kelompok masyarakat, luasnya wilayah interaksi positif masyarakat

b. Sikap yang sulit dikendalikan: Sikap sulit diatur, Merendahkan, Fanatisme, Saling bersaing
Bentuk kematangan social
• Rasa PD
• Nampaknya pemikiran pribadi yang matang, sesuai nilai & norma
• Tambahnya perhatian lingkungan sosialnya & meninggalkan pemikiran egois & mementingkan diri
• Bertambahnya pemahaman terhadap diri & orang dengan cara yang bijak
• Tumbuhnya kecenderungan memimpin. Pemimpin di sini artian yang memiliki sifat pribadi yang mulia
• Memikirkan contoh / panutan
• Mengikuti tugas kemasyarakatan yang bersifat politik mau pun social

6. Perkembangan Akhlak Religius & Agama
Kematangan agama
Dibekali berbagai pengalaman jenjang usia sebelumnya, terbentuk dalam pribadi pemahaman benar & salah, hak & batil, yang utama & tercela, sikap yang lunak terhadap berbagai perangai yang tidak bermoral membuat remaja menjadi bingung menentukan sikap
Sebab kekeliruan tingkah laku remaja:
• Keinginan mencoba
• Sisa gejolak remaja, usaha menarik perhatian
• Memaksa orang mengakui keberadaannya

Penyimpangan moral yang dilakukan remaja berakibat:
• Perasaan tidak tenang
• Merasa bersalah
• Tidak mengakui keberadaan & peran dirinya yang berakibat putus asa & bertambahnya penyimpangan akhlak

7. Perkembangan Kejiwaan Kepribadian
Permasalahan terpenting yang menyibukkan kalangan remaja usia dewasa dini menentukan jati diri yang erat hubungannya dengan jiwa / kepribadian
Permasalahan pokok kepribadian: menentukan jati diri & menentukan keberfihakan
Perjalanan mencari jati diri
Perjalanan manusia mencari jati dirinya, beberapa jalan yang ditempuh, barang siapa yang berjalan pada jalan yang benar, dia mendapatkan jati dirinya. Di antara jalan itu:

1) Indoktrinasi
Bentuknya terlihat berbagai perkumpulan pemuda & kelompok diskusi
Melalui media ini, jati diri dituangkan melalui beberapa jargon & lambing, ceramah, pengawasan, & evaluasi

2) Bertahap
Yang berakibat bentuk usaha positif penentuan jati diri didukung kondisi yang cocok. Hal ini memberikan kepercayaan yang kuat terhadap diri disertai kemandirian, inovatif & cara berfikir yang teratur

3) Berbaur
Tidak adanya batasan tertentu jati diri, hidup dalam lingkungan yang terbuka berbagai macam jati diri manusia
Beberapa Prototipe Remaja
Macam remaja:
• Remaja yang menghendaki perubahan masyarakatnya, dia berusaha dengan fasilitas yang ada
• Remaja yang menolak masyarakatnya / menarik diri / dua – duanya
Pola Prototipe Remaja dilihat tingkat kepekaan & perhatiannya:

1. Remaja Apatis
Mereka yang mewakili kepekaan yang tinggi & tingkat perhatian yang rendah dengan ciri:
• Meliputi di dalamnya remaja yang tidak peduli yang terjadi pada masyarakat perkara politik social kemasyarakatan
• Mereka menerima keadaan saat ini, memiliki pegangan nilai yang sama yang dipegang OT mereka
• Perhatian & Aktivitas mereka terpusat urusan pekerjaan, kesuksesan, pernikahan, keluarga & kemapanan ekonomi

2. Remaja Positif
Dia remaja yang bercirikan memiliki tingkat kepekaan yang tinggi & tingkat perhatian yang tinggi, ciri remaja tipe ini:
• Termasuk di dalamnya jenis remaja yang menerima keadaan social kemasyarakatannya, politik yang hidup dalam masyarakat
• Mereka terlibat mempertahankan nilai tsb. Dikatakan memiliki sifat yang menjaga
• Remaja di sini memiliki perbedaan dengan yang lainnya keaktifannya, respon positif kegiatan politik, organisasi yang teratur & bekerja dalam koridor hokum & syariat agama melanggengkan warisan nilai luhur masyarakat
a) Kemerdekaan pribadi & kebebasan merupakan hal yang penting, khususnya remaja jenis ini. Beberapa pembatasan upaya menuju proses kemerdekaan & kebebasan ini
b) Remaja tipe ini memiliki ketundukan pemimpin
c) Mereka mampu menekan gejolak diri & perasaan gelisah disbanding remaja tipe lainnya
d) Remaja tipe ini menamakan dirinya remaja yang mandiri, jauh sikap setengah – setengah, percaya dirinya & tidak mengekor orang
e) Perhatian remaja tipe ini kepribadian yang utuh dikedepankan perhatiannya hubungan personal yang berganti
f) Perhatian remaja tipe ini terhadap nilai kemanusiaan kurang dibandingkan remaja tipe lainnya

3. Remaja Disaffiliate merasa tersisihkan & tersaing
Remaja tipe ini mewakili tipe remaja yang memiliki kepekaan & perhatian yang rendah yang bercirikan:
• Menolak nilai masyarakatnya & berbagai institusi yang di dalamnya
• Mereka membangun untuk diri mereka nilai yang berbeda
• Terkadang mereka membangun komunitas yang menjadi sarana mengexpresikan diri mereka. 

Remaja ini terbagi jenis:
a) Tipe remaja yang menarik diri / disaffiliate, diwakili kelompok hippies yang muncul tahun 60an. Mereka memilih menarik diri dari nilai & norma yang hidup dalam lingkungannya

b) Tipe remaja yang menyimpang / delinquents. Mereka remaja yang menentang & memusuhi norma yang ada dalam masyarakatnya, bukan maksud mengubahnya memenuhi tuntutan kemauan mereka. Mereka menggunakan kekerasan mencapai keinginan mereka

4. Remaja Aktif
Mereka tipe remaja yang memiliki kepedulian tinggi & memiliki penolakan yang tinggi
Kelompok remaja tipe ini:
I, remaja yang memperhatikan permasalahan yang berkembang dalam masyarakat
II, remaja yang menolak masyarakatnya / lingkungannya
Remaja mencapai awal kedewasaan remaja tsb melampaui criteria:

1. Memiliki fisik yang kuat
2. Memiliki akhlak yang terpuji
3. Berwawasan luas
4. Mampu mencari nafkah
5. Memanfaatkan waktu sebaiknya
6. Mengatur urusan
7. Bermanfaat bagi orang
8. Benar ibadahnya
9. Berusaha mengendalikan hawa nafsu

Belajar Efektif

1. Langkah Belajar Efektif
Belajar merupakan aktivitas rutin mereka yang menyandang status pelajar, meski pun belajar dilakukan sepanjang hayat
Siapa pun ingin sukses  belajar. Sudahkah cara belajar yang Anda gunakan selama ini efektif menyenangkan? Stevent R Covey bukunya berjudul 7 Habits of Highly Effective People memaparkan langkah yang Anda kembangkan mendapatkan belajar yang efektif
a. Bertanggung jawab atas dirimu. Tanggung jawab merupakan tolok ukur kamu berusaha menentukan prioritas, waktu & sumber terpercaya mencapai kesuksesan belajar
b. Pusatkan dirimu terhadap nilai & prinsip yang kamu percaya. Tentukan yang penting bagi dirimu. Jangan biarkan teman / orang mendikte kamu yang penting
c. Kerjakan yang penting. Kerjakan prioritas yang kamu tentukan. Jangan biarkan orang / hal memecahkan perhatianmu dari tujuanmu
d. Anggap dirimu berada dalam situasi “coopetition” bukan situasi “win – win” lagi. “Coopetition” merupakan gabungan kata “cooperation” kerja sama & “competition” persaingan. Jadi, selain teman yang membantu belajar bersama & memberikan masukan / ide mengerjakan tugas, anggaplah dia sainganmu dalam kelas. Dengan begini, kamu terpacu melakukan yang terbaik do your best di kelas
e. Fahami orang, mereka memahamimu. Kamu membicarakan masalah akademis dengan gurumu, misalnya mempertanyakan nilai Matematika / meminta dispensasi tambahan waktu  mengumpulkan tugas, tempatkan dirimu sebagai guru tsb. Nah, tanyakan dirimu, argument apa yang diberikan berada dalam posisi guru tsb
f. Cari solusi yang baik. Kamu tidak mengerti bahan yang diajarkan hari ini, jangan hanya membaca ulang bahan tsb. Coba cara lainnya. Misalnya, diskusikan bahan tsb dengan guru pengajar, teman, kelompok belajar / pembimbing akademismu. Mereka membantumu mendapatkan pemahaman yang baik
g. Tantang dirimu berkesinambungan. Cara ini, belajar terasa mengasyikkan, & kamu mendapatkan ide yang cemerlang

2. Waktu Belajar yang Efektif 
Orang punya cara yang berbeda untuk belajar. Yang sukanya belajar di sekolah, yang di sekolah tidak memperhatikan guru mengajar, terpaksa di rumah belajar. SIKON lingkungan kita menentukan waktu belajar yang tepat. Rumah kita dekat pabrik yang berisik di siang hari, berarti waktu yang baik belajar malam hari. Rumah dekat tempat hiburan malam belajar pagi / sore waktu yang tepat digunakan belajar. Waktu yang bagus belajar menyesuaikan mood & toleransi tubuh kita. Kita jam 20.00 terasa mengantuk belajar sore / selepas maghrib. Mood tidak asyik jangan memaksakan belajar karena belajarnya sia – sia. Jangan jadikan mood yang jelek alas an tidak belajar. Belajar tidak harus di rumah bias BIMBEL / belajar kelompok dengan teman. Belajar dibatasi waktunya, kita butuh hiburan. Usahakan istirahat setelah 1 / 2 jam cari angin, makan cemilan, main gitar, nonton film kartun, ngobrol dengan teman / keluarga
Waktu belajar tidak   ditentukan sama semua orang banyak factor yang menentukan. Intinya jangan memforsir belajar begadang hasilnya tidak maximal & memperlemah pertahanan tubuh kita mudah terserang berbagai penyakit

3. Gaya Belajar Efektif
Orang mempunyai cara / gaya belajar yang berbeda. Gaya yang dipilih untuk belajar. Berikut menjelaskan gaya belajar yang beberapa di antaranya:
a. Belajar dengan Kata Gaya ini kita mulai mengajak teman yang senang bermain bahasa, bercerita & membaca menulis. Gaya belajar ini menyenangkan membantu kita mengingat nama, tempat, tanggal, & hal dengan cara mendengar menyebutkannya
b. Belajar dengan Pertanyaan Sebagian orang, belajar efektif & bermanfaat itu dilakukan dengan cara bermain pertanyaan. Misalnya, kita memancing keingintahuan dengan berbagai pertanyaan. Setiap kali muncul jawaban, kejar dengan pertanyaan, hingga didapatkan hasil akhir
c. Belajar dengan Gambar Orang yang belajar dengan membuat gambar, merancang, melihat gambar, slide, video / film. Orang yang memiliki kegemaran ini, memiliki kepekaan tertentu menangkap gambar / warna, peka membuat perubahan, merangkai & membaca kartu
d. Belajar dengan Musik Detak irama, nyanyian, & memainkan instrument music, / mendengarkan music. Orang yang mengingat beragam informasi dengan cara mengingat notasi / melodi music. Ini yang disebut ritme hidup. Mereka berusaha mendapatkan informasi terbaru mengenai beragam hal dengan cara mengingat music / notasinya yang membuatnya mencari informasi yang berkaitan itu. Misalnya mendengarkan music jazz, tergelitik   lagu itu dibuat,   yang membuatnya, di mana, & saat lagu itu muncul
e. Belajar dengan Bergerak Gerak manusia, menyentuh sambil berbicara & menggunakan tubuh mengexpresikan gagasan cara belajar yang menyenangkan. Mereka yang memahami / menyerap informasi dengan cara ini kalangan penari, olahragawan. Anda termasuk kelompok yang aktif, tak salah mencoba belajar sambil melakukan beragam aktivitas menyenangkan seperti menari  / berolahraga
f. Belajar dengan Bersosialisasi Bergabung & Membaur dengan orang cara terbaik mendapat informasi & belajar. Dengan berkumpul, kita menyerap berbagai informasi terbareu cepat & mudah memahaminya. & Biasanya, informasi yang didapat dengan cara ini, terekam ingatan
g. Belajar dengan Kesendirian Orang yang melakukan sesuatunya, termasuk belajar dengan menyepi. Mereka yang ini, suka tempat yang tenang & ruang yang terjaga privasinya. Anda termasuk yang ini, memiliki kamar pribadi membantu Anda belajar

Tata Krama Pergaulan

Etiket aturan sopan santun pergaulan. Mengabaikan sopan santun menimbulkan perselisihan / kesalahfahaman. Etiket merupakan sarana / alat kelancaran pergaulan & membantu mencapai cita kita
“A knowledge of etiquette helps us to do & say the right thing at the right time. It makes no difference how wealthy / how poor a person’s, as a human being, he / she’s entiled to symphaty & respect.”Lady Troubridge, “The Book of Etiquette”

Perbedaan Etiket & Etika:

Etiket: berarti tata cara pergaulan yang baik antara sesame manusia. Berasal dari B Perancis: EtiquetteEtika: berarti falsafah moral & merupakan pedoman cara hidup yang benar dilihat sudut budaya, susila & agama.

Dasar Etiket:

  • Sopan & Ramah kepada siapa saja
  • Memberi perhatian kepada orang
  • Ingin membantu
  • Memiliki rasa toleransi
  • Menguasai diri, mengendalikan emosi dalam situasi
Tujuan Etiket: “Berusaha menyenangkan orang”

Manfaat Etiket dalam kehidupan manusia:
1.      Membuat disegani, dihormati, disenangi orang
2.      Mendapat kemudahan hubungan dengan orang better human relation
3.      Memberi keyakinan diri setiap situasi
4.      Memelihara suasana yang baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, & antara teman

Berhasil dalam kehidupan kita perlu memiliki:
1.      Self Confidence
2.      Self Control
3.      Body Language
4.      First Impression

Cara Memupuk Kepercayaan Diri:
1.      Membaca pengetahuan umum
2.      Mengikuti berita yang actual
3.      Memperdalam pengetahuan di bidang kita
4.      Tidak segan bertanya apa bila tidak / kurang mengerti
5.      Terbuka menerima kritik membangun
6.      Memperhatikan saran penampilan
7.       Berdiskusi menguji pendapat kita diterima / tidak
8.      Bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat
9.      Melatih diri beberapa macam keterampilan
10.  Mempelajari bahasa lain asing, daerah digunakan aktif / pasif apa bila diperlukan

Ciri Orang yang Menghayati Tata Krama yang Baik:

  • Memiliki rasa PD waktu menghadapi masyarakat tingkat mana pun
  • Tingkah laku & ucapannya mencerminkan perhatian kepada orang
  • Sopan, ramah, menunjukkan sikap yang menyenangkan kepada siapa saja
  • Menguasai diri, berusaha tidak menyinggung perasaan orang, menyakiti / mengganggu fikiran orang
  • Usahakan tidak membuat kecewa, gusar   membuat marah orang, walau pun diri baru / sedang keadaan sedih, kesal, lelah / jenuh

Perbedaan etiket timur & barat
Dasar peraturan etiket adat istiadat / tradisi daerah & Negara tertentu, yang berbeda & bertentangan, seperti misalnya:

  • Cara bersalaman
  • Cara menatap mata sewaktu berjabatan tangan
  • Saat member sambutan
  • Saat menerima menggunakan tangan kanan
Selain mengetahui etiket bangsa sendiri, sebaiknya mengetahui etiket bangsa lain. Hal itu melancarkan komunikasi & kemampuan kita menyesuaikan diri kepada lingkungan tempat kita berada

Tata Cara Berkenalan

  • Memperkenalkan orang mengucapkan namanya
  • Memberikan informasi orang yang diperkenalkan
  • Personal contact:
  • Cara berjabat tangan 3 – 4
  • Melihat mata ybs
  • Senyum
  • Tubuh ke depan
  • Apa bila tidak terdengar nama, boleh bertanya
Perkenalan:

  • Yang muda diperkenalkan kepada yang tua
  • Umumnya pria diperkenalkan kepada wanita
  • Wanita diperkenalkan kepada pria, apa bila pria itu orang penting yang dihormati, seperti: Kepala Negara, Menteri, Gubernur, DUBES Negara asing, Ulama / Tokoh agama, / pria lebih tua dari wanita 20 tahun

Berdiri dari Tempat Duduk:

  • Wanita tidak berdiri waktu perkenalan, kecuali menghadapi orang yang dihormati
  • Tn & Ny rumah berdiri menyambut tamu
  • Apa bila tamu pulang, Tn & Ny rumah berdiri & mengantar tamu di pintu

Khusus Pria:

  • Berdiri dari tempat duduk:
  • Berjabat tangan dengan pria & wanita
  • Wanita masuk ruangan
  • Wanita mendekati, saat ia duduk
  • Wanita yang duduk di sampingnya berdiri & meninggalkan tempat
Etiket Percakapan Conversation 
Pembicaraan bukan mengetahui yang dikatakan, melainkan yang tidak dikatakan

Communication Field:
1.      Facial Expression
2.      Body Position
3.      Good Clear Voice
4.      Choise of Word
5.      Ways of using the eyes

Hal yang Diperlukan untuk Berbicara:

  • Rasa PD yang kuat
  • Keluwesan pergaulan
  • Mempunyai persepsi yang tepat terhadap keadaan lingkungan & individu yang terlibat interaksi tsb
  • Menguasai situasi
  • Mengetahui hasil yang diharapkan interaksi



Hal yang dihindarkan dalam percakapan:
  • Memotong pembicaraan orang
  • Memonopoli pembicaraan / percakapan
  • Membual diri
  • Membicarakan hal yang menimbulkan pertentangan
  • Pembicaraan penyakit, kematian
  • Menanyakan harga barang orang
  • Menanyakan masalah yang sifatnya pribadi
  • Gosip / Berita yang belum tentu kebenarannya


Etiket Bisnis
Orang menyadari penghayatan tata karma lingkungan kantor / tempat usaha penting, kareba bertujuan:
  • Memelihara suasana yang menyenangkan
  • Menimbulkan rasa menghargai
  • Meningkatkan efisiensi kerja
  • Meningkatkan citra pribadi & citra perusahaan
 Etiket / Tata cara pergaulan merupakan sarana memperoleh kemajuan & sukses dunia bisnis. Etiket berguna mempermudah kelancaran pelaksanaan kegiatan bisnis. Menciptakan suasana yang menyenangkan di lingkungan kerja, & membantu berhasilnya urusan bisnis lancer & efisien

Karyawan & Karyawati yang professional memperhatikan:
1.      Penampilan pribadi yang rapi & bersih busana, sepatu, wajah, rambut, kuku
2.      Pengendalian sikap tubuh
3.      Pengendalian suara
4.      Menggunakan bahasa yang baik lisan mau pun tertulis
5.      Memelihara suasana yang formal
6.      Menepati janji
7.      Menepati waktu

Menghadap Atasan / Pejabat:
  • Berpakaian rapi
  • Ketuk pintu sebelum masuk
  • Ucapkan salam
  • Tunggu atasan / pejabat mengulurkan tangan
  • Tunggu dipersilahkan duduk
  • Bicara dengan suara yang jelas, tidak terlalu keras tidak terlalu lembut
  • Bicara seperlunya
  • Mengakhiri pembicaraan mengucapkan terima kasih
  • Atasan tidak mengulurkan tangan, kita membungkukkan badan


Cara menerima tamu di kantor:
  • Apa bila perjanjian, tepat waktu & ke luar kantor memberitahukan & minta maaf apa bila terlambat
  • Apa bila tamu masuk Anda berdiri, senyum & bersalaman
  • Pegawai lain di kantor, Anda perkenalkan selamat dating “Welcome”
  • Kontak pribadi small talk sebelum berbicara bisnis. Perlu / Tidak Anda yang menentukan berdasarkan intuisi
  • Usahakanlah tidak menerima telepon apa bila menerima tamu, kecuali terlalu penting & minta maaf
  • Layani dengan sopan, ramah & bersikap membantu
  • Antar tamu sampai pintu, apa bila penting untuk bisnis sampai lift

Berpikir Positif



1.     Pentingnya Berfikir Positif
Kita mendengar kata positif kita terbayang hal yang baik, berfikir positif, bertindak positif, berkelakuan positif yang artinya yang baikMenjalani hidup, tentu kita manusia ada masalah & tantangan yang diberikan Tuhan YME. Apa yang Tuhan berikan itu menguji kita hamba   berada di jalanNya / tidak. Orang punya masalah yang membedakan orang yang 1 dengan yang lain orang tersebut memanage & menyikapi masalah yang dihadapiSadar / Tidak, kita mengeluh & berfikir negative terhadap keadaan / situasi yang kita alami. Berfikiran negative kepada sesame manusia tidak baik, apa lagi kita berfikiran negative kepada Sang Pencipta.


2.     Manfaat Berfikir Positif & Senyum
Tidak diragukan  berfikir positif badan kita menjadi sehat, tidak sakit, / sukses bisnis. Berfikir positif urat saraf kita menjadi tidak tegang, fikiran menjadi jernih, mudah memutuskan hal yang penting. Berfikir positif, senyum besar pengaruhnya terhadap diri kita. Saya menganjurkan teman meluangkan waktunya tersenyumOrang yang sedih bias gembira dengan senyum. Orang marah reda jika tersenyum. Tidak tersenyum, dipaksakan tersenyum dengan cara menarik ujung bibir seperti orang yang tersenyum. Cara tsb terbukti mengendurkan urat saraf yang tegangBuku The Secret diungkapkan fikiran positif menjadi dasar mencapai kesuksesan. Orang yang sakit pun sembuh dengan berfikir positifMudahkah kita berfikir positif?Jadi, berfikir positif & senyum, hati menjadi tenang, fikiran menjadi jernih, saraf tidak tegang, & bekerja menjadi lebih. Mari kita mulai hari berfikir positif & senyum serta syukur

3.     Menuju Sukses: Berfikir Positif
Percaya / Tidak, sikap kita cermin masa lampau kita, pembicara kita di masa sekarang & merupakan peramal masa depan kita. Maksudnya apa? Ya, kondisi masa lalu, sekarang & masa depan kita tercermin sikap kitaCamkan 1 hal, sikap kita merupakan sahabat yang setia, bias menjadi musuh yang berbahaya. Bagaimana sikap mental kita adalah pilihan; positif / negativeKita yang berfikiran positif, kita menghasilkan sesuatu. Kita lebih berkreasi dp bereaksi. Jelasnya, kita berkonsentrasi berjuang mencapai tujuan yang positif dp memikirkan hal negative yang terjadi dalam kehidupan kita. Berfikir positif bukan berarti menjamin tercapainya keberhasilan. Namun, sikap kita positif, setidaknya kita berada di jalan menuju keberhasilan. Berhasil / Tidaknya kita ditentukan yang kita lakukan di jalan yang kita lalui tsbBeberapa buku yang say abaca beberapa tips berikut terbukti membantuCobalah menjalankan kegiatan berikut ini dalam hidup kitaSebagaimana mencapai hal lainnya, menjadi yang berfiukiran positif, prosesnya dilakukan terus menerus:a.      Pilihlah kutipan yang bernada positif setiap minggunya & tulislah kutipan tadi pada kartu berukuran 3 x 5. Bawalah kartu tadi setiap hari selama seminggu. Baca & Camkanlah kutipan tadi berkala sehari & jadikan afirmasi, misalnya di meja kerja Anda, di dashboard mobil, / di cermin kamar mandi. Jadikanlah kutipan tsb bagian pemikiran Anda seminggu itu
b.      Pilihlah yang Anda anggap berfikiran negative. Cobalah cari hal yang positif diri orang itu & ubahlah fikiran negative Anda mengenai orang tsb dengan hal positif tadi. Orang beragama, tolong doakan orang tsb dengan hal positif tadi & mohonlah Tuhan menolongnya
c.       Pilih hari istimewa seminggu & jadikanlah hari itu “hari X.” Bangunlah pagi hari & yakinlah orang yang Anda temui bernilai “10”, & perlakukanlah mereka demikian. Anda heran melihat tanggapan yang Anda peroleh dari orang yang selama ini Anda anggap remeh
d.      Tandai hari dalam seminggu “hari berfikiran positif.” Hapuslah kata “tidak dapat”, “tidak pernah”, / kata lain yang senada, usahakan Anda menemukan cara mengatakan yang bias Anda lakukan
e.      Paling tidak sekali dalam seminggu, carilah kesempatan member kepada orang. Lakukan yang khusus pada teman / OT Anda. Berbuatlah kebaikan pada yang belum Anda kenal.

4.     Membangun Sikap Berfikir Positif
Cara membangun sikap menjadi positif:

1.      Kamu memilih bersikap optimis
2.      Kamu memilih menerima apa adanya
3.      Kamu memilih pulih
4.      Kamu memilih cerita
5.      Kamu memilih bersikap antusias
6.      Kamu memilih peka
7.      Kamu memilih humor
8.      Kamu memilih sportif
9.      Kamu memilih rendah hati
10.  Kamu memilih bersyukur
11.  Kamu memilih beriman
12. 
Kamu memilih berpengharapan